Selamat Tinggal Co-working Space

Semenjak kehadiran Jogja Digital Valley (JDV) yang merupakan bentuk CSR PT. Telkom, Tbk diresmikan di Sagan, Yogyakarta, saya selalu memanfaatkannya untuk mencari nafkah dan menambah pengetahuan serta relasi. JDV pula yang memberikan energi dan semangat bagi saya untuk serius berkecimpung di dunia digital, setelah saya pecah kongsi digital dengan partner saya.

Tempatnya yang nyaman, berada di pusat kota, dekat dengan warung makan dan masjid adalah pertimbangan saya memanfaatkan JDV. Apalagi beberapa komunitas dan brand sering mengadakan acara di tempat ini (baca: makan-makan), sehingga menambah betah berada di JDV. Tak jarang dari pagi hingga malam berada di sini dalam keadaan belum mandi. Jangan salah, yang tidak mandi sore banyak loh,,, termasuk Fira, Public Relation Officer kala itu 🙂
Usai Idul Fitri 1437 H atau sepekan setelah libur Idul Fitri 2016, PT. Telkom melakukan kebijakan baru kepada dua tempat co-working space (Jogja dan Bandung). Ada semacam pemutihan dan seleksi ulang bagi member kedua co-working space. Keberadaan co-working tidak sesuai dengan ekspektasi PT Telkom sehingga dibuatlah peraturan baru, member wajib registrasi ulang dan diseleksi. Hanya orang yang lolos seleksi saja yang bisa memanfaatkan co-working space PT Telkom.
Saya termasuk orang yang tidak lolos seleksi, dan saya menerimanya dengan lapang dada. Mungkin ada semacam rasa kecewa di awal-awal, karena JDV tempat yang nyaman untuk bekerja, terlebih ada fasilitas internet gratis :). Waktu terus berjalan, saya tak boleh terus dalam kekecewaan. Salah satu penyebab kekecewaan adalah tidak adanya akses wifi ID Telkom yang tembus ke tempat tinggal saya, padahal itulah yang menjadi kebutuhan dasar saya beberapa tahun belakangan.
Terima kasih kepada PT Telkom yang telah memberi fasilitas kepada saya selama hampir dua tahun ini. Semoga saya segera mendapatkan solusi akses internet cepat, untuk menunjang pekerjaan saya.

Tinggalkan komentar