Harga Gawai di Pameran Lebih Murah?

Pameran gawai dan komputer Apkom yang diselenggarakan di Jogja Expo Center sejak beberapa hari lalu tidak begitu menarik masyarakat untuk berkunjung. Biasanya pengunjung sampai berdesakan saat berjalan di sepanjang koridor, kali ini saya bisa leluasa melewatinya. Cuaca di Jogja saat ini kurang bersahabat dengan sobat motor, hujan turun tiap hari.

Kurang dari 10 stand yang menjual gawai, sehingga kurang banyak pilihan dan tempat membandingkan harga. Dengan tiket masuk Rp. 5.000/orang dan parkir motor Rp. 2.000 sampai jam 23.00 WIB, saya masuk bersama teman untuk membeli gawai. Karena kurang banyak pilihan maka kami pindah ke Jogjatronik; supermarketnya gawai dan komputer.

Harga toko lebih mahal daripada pasar online

Di pameran saya bertanya pada para stand asesoris gawai. Di situ dijual tripod alumunium gawai yang saat ini lagi hits: Weifeng 3110A. Di salah satu stand harganya Rp. 120.000, di beberapa stand lain Rp. 80.000. Saya tertawa dalam hati karena baru saja beli di salah satu pasar online. Harga tripod tersebut hanya di kisaran Rp. 50.000 di agen, saya mendapatkan barang yang sama dengan harga Rp. 63.000 termasuk ongkos kirim. Apakah toko di Jogja beli eceran, lalu dijual kembali dengan selisih harga di atas Rp. 10.000?

Pindah ke Jogjatronik

Di Jogjatronik, gawai inceran ternyata jarang dijumpai. Saya lupa, sepertinya ingin beli Asus Zenfone Go 5 inchi yang sudah 4G. Setelah berputar dari toko ke toko, bertemulah dengan pemilik toko gawai yang mau blak-blakan masalah harga.

Jogjatronik.

Mas pemilik toko bertanya kepada teman saya, mau beli merk apa dan sudah mendapatkan harga berapa? Teman saya menjawab 1,6 juta sekian. Mas pemilik toko dahinya berkerut menanyakan, dapat di toko mana? Terus terang saja teman menjawab harga dapat di pameran.

Mas-mas tadi tidak heran, malah menekankan kalau harga pameran adalah harga rugi, penjual tidak untung dan hanya mengharap bonus penjualan. Biasanya dia juga ikut pameran tapi kali ini tidak karena sudah diprediksi sepi. Menurut dia, sepinya pameran karena Jogja tiap hari hujan sehingga malas bepergian.

Ketika teman saya bertanya bisakah mendapat harga seperti di pameran? Mas pemilik toko menjawab tidak bisa, harganya tidak bisa mentok seperti pameran… lebih mahal dari harga pameran Rp. 25.000. Setelah mengitari Jogjatronik 2 jam, akhirnya terbeli juga Asus Zenfone Go Rp. 1,7 juta.

Lebih murah pameran
Dari pengalaman kemarin, terutama pengakuan mas pemilik toko gawai kesimpulannya adalah harga gawai saat ini lebih murah di pameran. Tapi harga pameran belum tentu lebih murah daripada belanja di pasar online, betul? 😀

Tinggalkan komentar