Dari Ubuntu Gnome 14.04 ke Ubuntu 16.04, Berakhir di Ubuntu Gnome 16.04

Setelah Ubuntu 14.04 LTS habis masa berlakunya dan tidak ada update security lagi, beberapa bulan lalu saya berpaling menggunakan Ubuntu 16.04 LTS. Long Term Support selalu menjadi pilihan karena masa berlakunya lebih panjang (3 tahun). Awalnya agak kagok menggunakan Ubuntu 16.04 LTS dengan code Xenial Xerus, mungkin karena bertahun-tahun menggunakan Gnome; dan saya tidak pernah cocok dengan tampilan default Ubuntu Unity yang (menurutku) buruk.

Saya lalu menginstall tampilan klasik (gnome-session-fallback), sembari bernostalgia menggunakan Ubuntu 12.04. Tapi itu tidak berlangsung lama, beberapa perubahan di Ubuntu membuat saya ilfil. Dari arah kursor yang berlawanan dari biasanya, hingga lambatnya tampilan usai booting. CLBK, balik menggunakan Ubuntu Gnome.

Iya, benar, muak dengan Ubuntu 16.04 saya menggunakan Ubuntu versi Gnome, yang menurut saya pas dengan keinginan. Softkeynya pas dan mudah digunakan, beberapa aplikasi (berbasis Gnome) dapat berjalan dengan baik. Saya memang belum bisa move on dari beberapa aplikasi jadul yang menurut saya belum tergantikan hingga saat ini, dimana aplikasi tersebut tidak berjalan di Ubuntu 16.04.

Tinggalkan komentar