Dengan Paxel, Paket Sampai lebih Cepat seiring Antarkan Kebaikan

Paxel hadir di tengah-tengah kita sebagai perusahaan rintisan (startup) penyedia jasa pengiriman dalam negeri “kirim dan terima di hari yang sama”. Paket yang dikirim hari ini, sampai ke alamat tujuan hari ini juga. Paxel bisa dikategorikan tech startup karena mengedepankan teknologi yang memudahkan pelanggan mengirimkan paket. Pelanggan tidak perlu repot pergi atau menghubungi jasa logistik, cukup buka aplikasi Paxel dan masukkan informasi yang diperlukan. Happiness Hero; sebutan bagi kurir Paxel, akan datang mengambil dan mengantarkan kiriman.

Pendahuluan

Saya telah menggunakan Paxel mulai beberapa hari lalu, karena penasaran seperti apa sistem kerjanya. Di bawah akan saya jabarkan pengalaman menggunakan Paxel untuk pengiriman di dalam kota (intra city).

Instalasi Paxel

Aplikasi Paxel tersedia untuk gawai dengan Sistem Operasi Android dan iOS. Setelah aplikasi terinstall, pengguna diwajibkan membuat akun, bisa menggunakan akun Facebook, Google, atau nomor telepon. Nomor telepon aktif diperlukan untuk proses verifikasi data.

Pilihan membuat akun Paxel.

Saya memilih Buat Akun kemudian masukkan nomor telepon. Paxel akan mengirimkan kode verifikasi via SMS, kode tersebut saya salin dan pindahkan ke aplikasi, selanjutnya membuat username dan password.

Ingin saldo Paxel Rp.100.000? Gunakan kode referal

Selama masa perkenalan, pengguna baru berkesempatan mendapat saldo awal Rp.100.000 dengan memasukkan kode referal. Kode referal Paxel adalah “galerikami“. Jika tidak ingin mendapatkan saldo awal, langsung sentuh “Skip” pada layar.

kode referal galerikami dapat saldo 100 ribu.
Masukkan kode referal GALERIKAMI di sini.

Kirim paket di kota yang sama

Paxel melayani pengiriman di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Tahun 2019, Paxel akan ekspansi setidaknya ke 20 kota lain. Pelanggan yang berada di kota-kota tersebut nantinya dapat menikmati same-day delivery baik intra city maupun inter city.

Paxel mulai hadir di Jakarta pada Januari 2018 dan menyambangi Yogyakarta bulan November 2018. Di Yogyakarta saya mencoba mengirim paket ke mbak-mbak yang ada di Kota Yogyakarta (intra city). Perlu diketahui, DI Yogyakarta memiliki 1 kota dan 4 kabupaten.

  • Siapkan paket yang akan dikirim, sebaiknya sudah dikemas.
  • Buka aplikasi Paxel, pastikan tersambung internet dan mengaktifkan GPS.
  • Tentukan posisi pengambilan paket dan tujuan pengiriman.
  • Jangan panik jika menerima peringatan di bawah. Lokasi yang terbaca GPS tidak terdaftar di peta, tutup saja peringatan tersebut dan masukkan alamat secara manual.
Lokasi GPS tidak terdaftar di peta.
  • Paxel menggunakan Googlemap sebagai peta acuan, jika pengirim tidak berada di lokasi yang telah terdaftar di Googlemap, maka Paxel tidak akan mendeteksi. Sebagai contoh, saya akan mengirim paket dari rumah yang berada di perkampungan. Karena rumah saya belum pernah didaftarkan ke Googlemap, peringatan di atas pasti muncul. Solusinya, tag Lokasi Pengambilan terdekat dengan rumah, lalu tulis alamat pengambilan lengkap beserta kode pos di Informasi Tambahan.
Lokasi pengambilan.
  • Ketika itu saya berada di Ling Lung dan merencanakan kirim paket dari situ, bisa dikatakan Ling Lung jadi tempat COD-an 🙂 . Lokasi Tujuan paket adalah rumah tinggal dan tidak terdaftar di Googlemap. Berhubung rumah penerima dekat dengan Paxel Home Jogja (kantor Paxel Yogyakarta di Jalan Kusumanegara), maka kolom Tujuan saya tulis Paxel Home Jogja. Informasi Tambahan saya isikan alamat lengkap penerima.
Ilustrasi alamat penerima.

Berat maximal paket 10 kg, tarif berdasarkan volume ukuran.

Ukuran Paket Paxel

NamaSmallMediumLargeCustom
Ukuran20x11x7 cm27x21x12c m35x30x20 cm50x50x50 cm
HargaFlatFlatFlat~
Tarif Paxel November 2018.
  • Perhatikan Estimasi Pengiriman, garansi saldo kembali (refund) jika paket sampai tujuan dalam 8 jam, asalkan pemesanan via aplikasi dibuat sebelum pukul 15:00 (dalam kota) dan 13:00 (ke kota lain). Setelah waktu tersebut, paket akan dikirim esok hari. Saya memesan via aplikasi > 15:00 WIB. Artinya paket baru sampai ke tangan penerima esok hari.
  • Selanjutnya isi informasi Penerima dan Rincian Barang yang akan dikirim. Jika penerima memiliki email, sebaiknya tulis di kolom. Notifikasi pengiriman paket dan resi akan dikirim Paxel melalui SMS dan email.
Informasi penerima paket.
  • Jika diperlukan, tulis rincian barang atau instruksi kepada khusus pada Hero. Kemarin saya menulis jika tidak bertemu penerima, titipkan ke toko depan rumah. Padahal opsi penyerahan paket ada di kolom instruksi pengiriman di halaman berikutnya 😛 .
  • Paket yang dikirim tidak boleh melanggar hukum yang berlaku di Indonesia. Paket yang saya kirim masuk jenis Perhiasan & Aksesoris. Perlu dicermati jika yang dikirim adalah makanan. Jenis makanan yang dikirim harus makanan tahan lama. Jangan coba-coba mengirim soto atau mie ayam ya, makanan ini mungkin sudah tidak layak makan saat sampai tujuan :mrgreen: .
Pilihan barang yang akan dikirim.
  • Berikut dimensi paket beserta contoh ragam barang dan makanan yang bisa dilayani Paxel. Bisa dong kirim bakpia Jogja serta jangkrik dan walang goreng Gunungkidul ke Jabodetabek, sehari sampai! Yang bisnis Frozen Food juga bisa, sebaiknya pesan lewat aplikasi pagi hari agar tetap frozen saat sampai tujuan 😉 .

  • Atur Waktu Pengambilan paket dan Waktu Pengiriman. Saya memilih waktu 20:00-22:00 WIB dimana Happiness Hero akan mengambil paket. Pengiriman baru dilakukan esok hari pukul 08:00-10:00 WIB, sesuai keinginan saya dengan harapan mbak penerima masih di rumah saat Hero Paxel mengantar paket.
Pengaturan ambil dan kirim Paxel oleh Happines Hero.
  • Sekedar informasi, Estimasi Pengambilan adalah waktu rencana pengambilan hero. Namun harap dicatat bahwa estimasi dengan waktu pengambilan mungkin akan sedikit berbeda. Sedangkan Estimasi Kedatangan adalah rencana waktu awal pengiriman paket. Namun harap dicatat bahwa estimasi dengan waktu pengiriman mungkin akan sedikit berbeda.
  • Yang terakhir adalah Instruksi Pengiriman. Seandainya penerima terlalu sibuk, berada di perkantoran, atau tidak berada di tempat, pengirim bisa “menunjuk” siapa yang berhak menerima paket. Terdapat 3 pilihan, apakah paket akan dititipkan kepada resepsionis, kepada petugas keamanan, atau kepada tetangga. Bisa diperjelas lagi nama dan telepon tetangga. Kolom ini disematkan Paxel untuk mengantisipasi paket diterima oleh orang tak dikenal.kekurangan
Instruksi titipkan paket kepada siapa.
  • Selesai, saldo terpotong dan tinggal menunggu Happiness Hero mengambil paket.
  • Prosedurnya, Mas Hero akan datang mengecek kesiapan paket dan mengambilnya. Tentu saja diukur dong dengan standar Paxel (small, medium, large, atau custom). Setelah itu Mas Hero akan mencetak stiker dengan printer portable, lalu ditempelkan ke paket yang akan dikirim. Pengirim kemudian dipotret dan tanda tangan di gawai 😀 .

Menerima paket Paxel

Happiness Hero datang sesuai waktu pengiriman

  • Setelah paket diambil Happiness Hero dan masuk ke Loker Paxel Home Jogja, Si Mbak Penerima mendapat notifikasi via SMS (saya tidak menulis email Si Mbak) bahwa saya telah mengirimkan paket kepadanya beserta tautan pelacakan (shipment tracking) website Paxel.co. Si Mbak menggunakan gawai 2G monochrome, jadi tidak bisa capture :mrgreen: .
  • Seharusnya paket akan sampai keesokan harinya rentang pukul 08:00-10:00 WIB. Mas Hero benar-benar datang sesuai waktu ke tempat tujuan, tapi Si Mbak tuan rumah ternyata ada keperluan dan rumah dalam keadaan kosong. Rupanya ada hajatan RT sehingga warga se-RT pergi menghadiri acara.

Penerima tidak ada di tempat

  • Catatan yang saya buat di aplikasi untuk menitipkan paket ke toko depan rumah tidak berlaku. Toko tutup, pemiliknya juga ikut hajatan RT 😛 . Menurut Si Mbak, ada 2 missed call di gawainya, tapi tidak dijawab karena sedang sibuk sehingga tidak mendengar dering gawai yang ada di tas. Setelah missed call, ada 2 SMS masuk ke gawai Si Mbak. SMS pertama pukul 09:56:45 WIB mengabarkan Mas Hero sudah berada di depan rumah. SMS kedua pukul 09:58:19 WIB menyampaikan bahwa paket dibawa lagi ke kantor.
Diagram alur ambil-kirim Paxel.

Paket sampai ke tangan penerima

  • Seyogyanya Si Mbak membalas SMS dari Mas Hero, agar pengiriman paket dijadwal ulang lebih cepat. Tapi hal itu tidak dilakukan, alasannya ogah kehilangan pulsa 😀 . Akhirnya paket diterima tanpa kurang satu apapun pada pukul 20:20 WIB, alhamdulillah. Sebelumnya ada yang menelepon dimana letak persis rumah penerima.
  • Ini merupakan pengalaman pertama saya, rupanya isian kolom Tujuan kurang dekat dengan rumah penerima sehingga agak merepotkan Happiness Hero. Saya periksa peta lagi ternyata toko depan rumah SI Mbak sudah ada di Googlemap 😛 .
Resi penerimaan paket.
  • Setelah serah terima paket, penerima juga akan dipotret dan tanda tangan sebagai bukti paket telah diterima.

Kesimpulan

  • Aplikasi Paxel mudah digunakan, hampir sama dengan penggunakan aplikasi taxi daring.
  • Tarif flat untuk jarak dan berat, sesuai ketentuan Paxel. Tarif berdasarkan dimensi volume pembungkus.
  • Pelanggan mudah menyesuaikan dengan dimensi standar kemasan Paxel.
  • 8 jam pengiriman untuk inter city dengan tarif bersaing, cukup menarik untuk dicoba.
  • Bisa menentukan sendiri tempat dan waktu pengambilan paket. Demikian pula dengan waktu penerimaan paket.
  • Paxel beda dengan ojek daring, diagram alur di atas sedikit bisa menjelaskan salah satu perbedaannya.
  • Pelanggan bisa mengatur bahasa, mengedit nama, alamat, jenis kelamin, email, tanggal lahir, maupun nomor telepon. Tak ketinggalan penambahan foto profil.
Pengaturan profil pengguna Paxel.
  • Kurir Paxel disebut Happiness Hero, yang ramah dan sabar saat melayani dan memberi informasi cara kerja Paxel kepada pelanggan.
  • Perlunya mengisi informasi secara lengkap saat pemesanan.
  • Paxel menerima pengemasan ekstra seperti bubble wrap, demikian juga dengan kardus atau kertas pembungkus. Hingga akhir November 2018, pengemasan ekstra dikenakan biaya Rp.0 atau gratis. Cek secara berkala biaya Paxel melalui aplikasi.
Pengemasan ekstra.
  • Jika penerima tidak berada di tempat dan tidak ada tetangga, pengiriman akan dijadwal ulang sesuai kesepakatan dengan calon penerima.
  • Garansi uang kembali jika paket tidak sampai dalam 8 jam dengan syarat pemesanan sebelum jam tertentu. Lalu kenapa uang saya tidak kembali padahal baru sampai dalam 24 jam? Penjelasannya begini, Mas Hero sudah sampai ke rumah penerima sesuai waktu pengiriman yang saya tulis. Ternyata penerima tidak berada di tempat, sehingga paket dibawa ke kantor lagi. Paxel sudah menjalankan kewajiban sesuai pesanan.
  • Paxel juga memberikan asuransi senilai harga barang hingga Rp.10 juta andai paket rusak atau hilang selama masa pengantaran.
  • Menerima pembayaran tunai.
  • Saldo bisa diisi ulang melalui transfer bank, minimal Rp.20.000 dan maksimal Rp.5.000.000. Saat ini baru menerima pembayaran dari BCA, BNI, Bank Permata, dan Bank Mandiri.
  • Hingga akhir November 2018 ini, pelanggan Paxel di dalam area ring road Yogyakarta dapat menikmati full service. Semoga Paxel secara bertahap bisa merambah semua area DI Yogyakarta.

Riungan Paxel bersama Nara blog Jogja

Kenapa saya memilih kafe Ling lung di Sleman Yogyakarta sebagai tempat pengambilan paket? Saat itu saya menghadiri riungan Paxel bersama nara blog Jogja, penggunaan aplikasi pun dipandu oleh tim Paxel. Terima kasih tim Paxel sehingga saya bisa transfer ilmu melalui blog 😉 .

Yogyakarta belum masuk musim penghujan di tanggal 24 November 2018 kemarin, sehingga sepanjang acara sangat terasa panasnya. Beberapa gelas es teh lemon saya habiskan sebagai penghapus dahaga. Acara ini memberi arti Paxel secara resmi beroperasi di Yogyakarta. Di kesempatan itu hadir Djohari Zein, pendiri GBMI; perusahaan induk Paxel, Bryant Cristanto, co founder Paxel, Alexander Zulkarnain, brand happiness hero, dan Intan Saraswati, chief happiness hero.

Djohari Zein, pendiri GBMI holding Paxel. Foto: Rianadewie.

Pak Djohari mengisahkan perjalanan bisnis logistiknya, beliaulah pendiri perusahaan logistik swasta terkenal di Indonesia dan sekarang masih menjadi komisaris. Paxel didirikan ketika melihat celah yang belum dilirik jasa logistik yaitu sameday delivery. Dengan mengusung tagline #antarkankebaikan Paxel tidak semata-mata mencari laba, tapi juga berbagi kebaikan kepada sesama.

Antarkan kebaikan mengambil ibroh dari ayat Al-Qur’an.

Alexander Zulkarnain, brand happiness hero menambahkan bahwa kepedulian Paxel bukan dengan membuat CSR, tapi dengan langkah nyata dengan cara setiap 25 pengiriman, Paxel akan menjamin 1 anak penderita kanker. Dalam hal ini Paxel bekerja sama dengan Rumah Harapan Indonesia.

Komitmen Paxel untuk membantu sesama.

Ternyata ada bintang tamu spesial d acara riuangan ini yaitu Mbak Valencia Mieke Randa, anak twitter dulu mengenalnya dengan akun @justsilly dan pendiri @Blood4lifeID. Kini beliau aktif di Rumah Harapan Indonesia, yaitu tempat singgah untuk kalangan kurang mampu saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

Foto bersama pesserta riungan.

Masih ragukah menggunakan Paxel? Dengan menggunakan Paxel, paket datang tanpa terlambat sekaligus mengantarkan kebaikan untuk sesama.

Tinggalkan komentar