Pilihan Gawai Gaming yang Peduli Dompet

Pamor gawai gaming melambung dengan makin beragamnya game di gawai dengan grafis menawan. Popularitasnya malah sudah melebihi konsol dan PC. Wujud gawai yang kecil (dibandingkan konsol, PC, ataupun laptop) adalah keunggulan utama. Cukup dengan terkoneksi internet dari wifi gratisan sudah bisa main game online.

Teknologi yang dibenamkan dalam gawai makin canggih. Kemampuan grafis meningkat yang memacu developer game menciptakan game gawai keren. Bermunculannya gawai gaming membuat gamer semakin nyaman bermain. Newzoo menyebut, di tahun 2018 mobile games (gawai dan tablet) menguasai 51 persen pasar game. Sisanya dibagi oleh game PC dan konsol. Artinya jumlah gamer gawai makin besar, dan mendorong vendor memproduksi gawai khusus untuk gaming.

Pasar game dunia pada tahun 2018.

Memilih gawai gaming

Cukup mudah menilai sebuah gawai gaming bagus atau tidak; asal bisa menjalankan game dengan lancar tanpa kendala (internal) sudah dikategorikan bagus. Kendala bisa dari boros baterai, gawai cepat panas, atau gambar patah-patah. Agar tidak kecewa saat bermain game, sebelumnya perhatikan beberapa komponen yang mempengaruhi kinerja gawai gaming.

Chipset

Chipset gawai sebenarnya menunjuk pada System on a Chip (SoC). Lucky Sebastian dalam laman konsultasi gadget mengibaratkan SoC sebagai sebuah kantor yang berisi orang-orang dengan tugasnya masing-masing. “SoC isinya bukan lagi hanya sebuah prosesor (CPU), tetapi bermacam-macam prosesor lain, seperti GPU, DSP, ISP, modem, GPS, multimedia, sensor, bahkan RAM.” Tulisnya pada tanggal 15 November 2015.

Chipset gawai.

Produsen chipset dan jenama yang terkenal antara lain Qualcomm Snapdragon, Samsung Exynos, Nvidia Tegra, dan Mediatek MT.

Cermati informasi chipset pada gawai, spesifikasi lengkap biasanya sudah terpampang di halaman situs resmi jenama chipset. Dalam satu chipset sudah tertanam CPU, GPU, modem, sensor hingga teknik pengisian baterai.

Random Access Memory (RAM)

RAM berfungsi menyimpan data sementara saat gawai menjalankan aplikasi. Data tersebut akan hilang saat aplikasi atau gawai dimatikan. Semakin besar RAM maka semakin besar pula media penyimpanan sementara.

Aplikasi yang berjalan bersamaan akan menyedot banyak RAM. Bila kapasitas RAM terbatas maka program yang dijalankan akan tersendat bahkan bisa mengalami lag. Disarankan memilih gawai gaming dengan RAM besar, minimal RAM 3 GB sudah mencukupi untuk memainkan game ringan.

RAM.

Ukuran gawai dan resolusi layar

Skala gawai berhubungan dengan kenyamanan bermain game, karena gamer bermain dengan menggenggam gawai. Ukuran gawai gaming yang pas dalam genggaman orang Indonesia mulai 5,5 – 6,5 inchi. Lebih dari ukuran itu sudah kurang nyaman digenggam.

Resolusi layar minimal sudah High Definition (HD) dengan kerapatan 1280 x 720 pixel dan rasio layar 16:9. Sedangkan jenis layar tidak begitu berpengaruh banyak terhadap performa game itu sendiri.

Saat ini telah berkembang teknologi gawai layar lebar di atas 6 inchi dengan rasio 18:1. Logikanya, semakin besar layar akan mempercepat daya kosong. Namun nyatanya saat ini teknologi chipset terbaru sudah bisa mengatur pengisian cepat dan penghematan daya.

Ukuran dan resolusi layar.

Baterai

Bermain game butuh chipset yang sanggup bekerja keras dalam waktu lama dan bisa mengatur daya agar tidak cepat habis. Kenyamanan bertambah bila kapasitas baterai besar dan sudah mengadopsi pengisian daya cepat. Sungguh tidak nyaman bila bermain game di gawai sambil mengisi daya, selain dapat memperpendek umur baterai.

Baterai gawai besar.

Gawai gaming yang peduli dompet

Gawaimid-range banyak dicari karena harga masih peduli dompet alias terjangkau, dan masih bisa memainkan beberapa game berat dengan lancar. Salah satunya adalah Asus ZenFone Max M2, yang diperkenalkan di Jakarta pada tanggal 11 Desember 2018 bersamaan dengan “saudara tuanya”; Asus ZenFone Max Pro M2 dan Asus ROG Phone.

Asus ZenFone Max M2

Didapuk menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 632, chipset hasil upgrade Snapdragon 625 yang terkenal dengan performa tinggi, hemat daya, dan tidak panas. Kabarnya gawai ini jadi yang pertama di Indonesia menggunakan Snapdragon 632.

Klik Infografis untuk memperbesar.

Chipset Qualcomm Snapdragon 632 memiliki spesifikasi prosesor 8 core Kyro 250, GPU Adreno 506, dan mendukung FHD+ beresolusi hingga 1920 x 1200 pixel. Menjadikan ZenFone Max M2 bekerja cepat tapi tetap dingin, main game lebih nyaman bersama balutan DDR3 RAM 3 GB atau 4 GB dan daya baterai 4.000 mAh.

Spesifikasi Snapdragon 632.

Spesifikasi Asus ZenFone Max M2

Asus membekali ZenFone Max M2 dengan layar notch In-Plane Switching (IPS) 6,3 inchi, resolusi High Definition (HD) dengan aspek rasio 19:9. Notch (sering disebut poni) biasanya tersedia untuk layar 6 inchi ke atas (rasio 18:9). Pada ZenFone Max M2, notch jadi tempat kamera depan, lampu flash, dan sensor wajah.

Baterai 4.000 mAh menjadi daya tarik dengan waktu siaga hingga 33 hari di jaringan 4G, 2 hari digunakan nonstop, dan kuat untuk bermain game “Garena Free Fire” hingga 8 jam. Chipset Snapdragon 632 sudah menyematkan teknologi Quick Charge 3.0 sehingga selain baterai jumbo, ZenFone Max M2 juga cepat saat isi daya.

Penampakan Asus ZenFone Max M2 (milik Unbox PH).

Gawai kelanjutan seri Max M1 ini menggunakan sistem operasi stock Android 8.0 Oreo yang lebih ringan dan cepat dari versi sebelumnya. Embel-embel “stock” menandakan sistem operasi yang digunakan murni Android, bukan kustom yang dibumbui berbagai aplikasi dari vendor gawai. Imbasnya kinerja gawai jadi lebih ringan. Aplikasi tambahan yang disuntikkan ke Asus Zenfone Max M2 hanyalah game “Garena Free Fire”. Kabarnya Asus Zenfone Max M2 akan mendapat update Android 9.1 Pie pada bulan Februari 2019.

Spesifikasi Asus ZenFone Max M2.

Game yang bisa dimainkan

Apa saja game yang lancar berjalan di gawai ini? Beberapa game berat dan terkenal seperti PUBG dan Mobile Legends sukses dimainkan. Rata-rata semua game dapat berjalan normal dan stabil dengan pengaturan grafis kualitas tinggi, bila muncul sedikit ketidak-stabilan tinggal turunkan pengaturan grafis dan frame rate-nya.

Tampilan gambar game.
  • Asphalt 9: Legends
  • Lineage2 Revolution
  • Garena Free Fire
  • Injustice 2
  • Afterpulse
  • Shadowgun Legends
  • Arena of Valor
  • Honkai Impact 3rd
  • PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG)
  • Mobile Legends

Meskipun digeber main game berat, gawai ini tetap adem di kisaran suhu 35-38 derajat Celcius. Video di bawah ini, bukti gawai dengan chipset Qualcomm Snapdragon 632 mampu memainkan game berat dengan hanya sedikit kehilangan daya baterai dan tidak panas.

Gawai Gaming untuk aktivitas shari-hari

Bisakah gawai gaming dipakai untuk aktivitas sehari-hari? Tentu sangat bisa, Asus ZenFone Max M2 mengakomodir aktivitas multitasking selain untuk ngegame. Karena itulah dibekali kamera ganda 13 dan 2 MP hadir bersama lampu flash yang sudah didukung fitur Artificial Intelligence (AI) Scene Detection. AI memungkinkan gawai ini mengenali 13 jenis foto. Sedangkan kamera depan memiliki sensor 8 MP didampingi softlight LED. Tak ketinggalan sensor wajah dan sidik jari yang bisa mengenali pemilik dalam 0,3 detik.

Vendor asal Taiwan ini memberi 2 opsi varian yaitu RAM 3 GB + ROM 32 GB dan RAM 4 GB + ROM 64 GB, yang harganya masih peduli dengan dompet.

Pikirkan 10x beli gawai ini, tapi jangan menolak bila diberi :mrgreen:

Referensi:
Mobile Revenues Account for More Than 50% of the Global Games Market
Konsultasi gadget detikinet
Asus ZenFone Max M2

2 thoughts to “Pilihan Gawai Gaming yang Peduli Dompet”

Tinggalkan komentar