Categories
Gawai Teknologi Ulasan

Setelah Beberapa Bulan Menggunakan Modem Wifi Huawei E5573Cs

Masih ingat dengan tulisan saya beli Mifi XL GO di bulan April 2019? Ketika itu saya beli Rp.300.000 dengan ongkos kirim Rp6.000 karena masih dalam kota. Mendapatkan cashback Rp15.000 dari Tokopedia, lalu saya beli kartu internet baru Axis 1GB seharga Rp15.000. Mifi ini masih unlock sehingga hanya bisa menggunakan kartu dari XL-Axiata. Harga sempat turun tapi kemudian naik lagi, sekarang cukup sulit menemukan Huawei E5573Cs dengan harga seperti saat saya beli.

Isi dus Mifi XL Go

Di dalamnya terdapat 1 mifi Huawei E5573Cs berwarna putih, kabel data sekaligus kabel pengisi daya yang super pendek, starterpack XL yang tidak bisa digunakan lagi, dan kitab manual. Pengisi daya tidak disertakan dari pabrik, untuk pengisian daya saya memanfaatkankan pengisi daya gawai.

Isi dalam dus Mifi XL Go Huawei E5573Cs.
Isi dalam dus Mifi XL Go Huawei E5573Cs.

Proses Unlocking

Huawei E5573Cs yang saya miliki menggunakan firmware 21.326.62.00.66, dimana menurut forum dan media sosial susah; sebagian lagi mengatakan tidak bisa di-unlock. Tidak percaya dengan berita itu, saya coba buktikan dengan mengikuti beberapa tutorial yang tersebar di internet. Ternyata benar, tidak bisa dilakukan sendiri karena memerlukan password 😛 . Dari pengalaman itulah saya lalu mencari jasa unlock mifi di internet.

Jasa unlocking jarak jauh

Dari penelusuran di internet, saya menemukan beberapa penyedia unlock mifi dengan firmware di atas. Ada yang dibimbing penyedia jasa dari jauh (proses remote), ada pula yang memberi pilihan mifi dikirim ke penyedia jasa, setelah selesai mifi akan dikirim kembali kepada pemilik. Saya pilih model penyedia jasa pertama, resikonya lebih kecil (jika mifi tidak balik) dan lebih murah.

Saya menemukan satu penyedia jasa di Tokopedia, yang kemudian memberikan nomor WA untuk berhubungan lebih lanjut. Permintaan tersebut saya layani, kenapa? Karena Tokopedia adalah pasar daring barang, bukan jasa. Syarat yang diminta penyedia jasa cukup berat, yaitu proses unlock menggunakan komputer OS Microsoft WIndows, minimal Windows 7. Padahal saya tidak menggunakan OS tersebut :mrgreen: .

Pinjaman komputer sudah saya dapatkan, tapi ada saja kendala yang muncul. Penyedia jasa minta ditransfer Rp75.000 ke salah satu dompet digital miliknya. Pilihan yang cukup masuk akal adalah LinkAja, Go-Pay, dan Ovo Cash. Saya coba 2 hari transfer via ATM ke nomor pemilik Ovo tidak bisa, saat itu semua jaringan ATM tidak bisa mengisi saldo Ovo. Kenapa tidak pakai abang Grab atau Alfamart? Saya bukan pengguna ojek daring, sedangkan Alfamart tidak terpikirkan sama sekali :mrgreen: . Go-Pay lah yang menjadi pilihan terakhir dan langsung sukses, hihihi.

Dipandu melalui WhatsApp

Pukul 20.00 WIB saya baru ada waktu menatap komputer pinjaman, sebelumnya sudah janjian dengan penyedia jasa. Agak katrok dengan OS WIndows saat mencari fitur yang akan digunakan unlock 🙂 , apalagi tidak ada yang menemani. Beruntung penyedia jasa cukup sabar memandu jalannya unlock, hihihi. Proses dan langkah-langkah 90% sama dengan tutorial di Youtube, perbedaannya adalah saya mendapatkan username, password, atau beberapa deretan kode unlock. Di situlah letak keberhasilan unlock Huawei E5573Cs firmware 21.326.62.00.66 😛 .

Langkah-langkahnya sudah lupa dan terhapus dari gawai 🙂 . Alhamdulillah saya akhirnya bisa menggunakan mifi itu dengan kartu Tri andalan.

Waktu penggunaan

Dengan baterai penuh, mifi XL Go bisa digunakan selama kurang lebih 6 jam tanpa mati. Indikator sinyal yang saya berwarna kuning, jika dilihat dengan peramban dengan alamat http://192.168.8.1/html/home.html mendapatkan 2 bar.

Kekurangan Mifi Huawei E5573Cs

Tidak ada slot antena. Pertama kali menyalakan, harus langsung dipancing mendapatkan indikator sinyal (minimal) kuning. Jika pertama kali dapat merah, tidak akan naik jadi kuning meskipun sudah pindah ke tempat yang dapat menangkan sinyal kuat operator. Baterai terasa cepat habis.

Itu saja pengalaman 3 bulan menggunakan mifi XL Go unlock. Saya baru akan mencoba bagaimana jika tidak menggunakan baterai, langung (bypass) ke pengisi daya, semoga berhasil dan tidak berpengaruh buruk pada mifi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *