Categories
Catatan

Lomba Adzan Anak Se-RT, Apa Saja yang Dinilai?

Secara mendadak saya diminta menjadi juri lomba adzan anak di kampung. Heran dan kaget, kenapa saya yang harus jadi juri, kan masih ada sesepuh pinisepuh? Saya juga heran, ini siapa yang bikin lomba, kok tidak tanggung jawab? 😀 Seharusnya sebelum mengadakan lomba, persiapkan dan hubungi calon juri, bukan asal main tembak, hehehe. Alhamdulillah saya batal jadi juri, karena ketua panitia lomba bulan Agustus sudah menghubungi sesepuh pinisepuh, dan beliau mau :mrgreen: , meskipun secara keilmuan nol. Kenapa saya setengah hati tidak menerima pinangan ini? Karena saya sudah punya agenda acara, jauh sebelum ketua panitia menghubungi. Dan acara ini lebih penting dari sekedar lomba juri yang….. isi sendiri hihihi.

Kamu harus punya ide.

Meskipun begitu, saya sudah menyiapkan materi dan kriteria penilaian. Saya yakin 100% mereka tidak punya kriteria penilaian, hanya mengandalkan perasaan saja. Kriteria ini tidak sempat saya sampaikan kepada ketua lomba sehingga saya tulis di sini, siapa tahu bermanfaat di kemudian hari.

Kriteria dewan juri lomba adzan anak tingkat RT versi kanvaskalbu.com

Kriteria Nilai min Nilai max
Makhraj dan Tajwid 0 40
Irama 0 10
Adab adzan sesuai sunnah 0 30
Adab berpakaian 10 20
Total nilai 10 100

Penjelasan
Makhraj dan tajwid bagi saya adalah yang utama dan tidak bisa ditawar, karena itulah nilai maksimal berasal dari kriteria tersebut. Tidak jarang orang dewasa yang biasa adzan juga terpeleset di sini. Irama bukan kriteria unggulan, percuma irama bagus tapi membaca kata Allah saja kurang benar. Terkadang malah irama meninggalkan pengucapan yang benar sehingga mengubah arti sebenarnya.

Sudah banyak orang meninggalkan sunnah adzan, meskipun adzannya tetap sah. Sebagai contoh adalah menutup lubang telinga dengan jari telunjuk, menoleh ke kanan saat memperdengarkan Hayya ‘alash shalah dan ke kiri saat hayya ‘alah falah. Termasuk juga wudhu sebelum adzan.

Untuk adab berpakaian, ada sedikit kelonggaran dengan memberi nilai minimal 10 dari maksimal 20. Bila peserta menggunakan pakaian rapi dan tutup kepala (peci dan sejenisnya), bolehlah diberi nilai 20 😀 .

Sebelum pengumuman pemenang, seyogyanya dewan juri memberi tausiyah bagaimana adzan yang sesuai sunnah, meluruskan niat hanya Lillahi Ta’ala ketika akan memulai adzan, tidak ketinggalan motivasi untuk semangat belajar agar lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *