Mengintip Jasa Kosongin Kamar Kos

15 Maret 2020 menjadi sejarah munculnya ketakutan warga sekitar terhadap Covid-19. Secara bertahap perkuliahan, sekolah, serta pegawai instansi dan perusahaan pemerintah diliburkan sementara. Hingga akhir bulan belum ada tanda-tanda keadaan membaik. Mahasiswa yang hanya kuliah daring banyak nganggurnya, mau keluar jalan-jalan masih belum berani. akhirnya cuma goler-goler di kamar kos. Sebelum keluar larangan (sementara) mudik, banyak yang nyuri start. Kos-kosan pun sepi ditinggal para penghuni.

Beberapa orang yang masih tertahan belum bisa mudik, sabar menanti hingga akhir Juni bertepatan dengan Idulfitri. Awal Juli pemerintah mulai melonggarkan aturan, penerbangan dibuka dan alhamdulillah yang berasal dari lain pulau bisa mudik. Media Harian Jogja mengabarkan bahwa jumlah mahasiswa yang eksodus mudik ke kampung halaman mencapai 60.000 orang. Keadaan ini membuat Jogja tidak seramai biasanya, apalagi belum banyak wisatawan luar kota yang berkunjung kecuali pengguna kendaraan pribadi.

Ilustrasi kamar kos
Ilustrasi kamar kos.

Keadaan belum kunjung membaik, tatap muka perkuliahan juga belum jelas kapan mulai lagi. Beban pengeluaran erasa membengkak, padahal pemasukannya yang berkurang. Sebagai langkah penghematan, harus ada pos pengeluaran yang harus dipangkas. Salah satu pos yang wajib dipangkas adalah bayar kos, bayar terus tapi tidak pernah ditempati kan rugi. Jika tidak lagi bayar kos, ada penghematan sekitar Rp.400.000 per bulan. Ini harga rata-rata kos biasa, bukan eksklusif dengan kamar mandi dalam dan ber-AC.

Tapi, bagaimana cara beresin kos padahal penyewa sudah ada di kampung halaman? Beberapa mahasiswa berinisiatif membantu teman mereka beresin dan mengosongkan kos. Ada yang dibersihkan dan ditata kembali supaya rapi, ada yang membantu pengepakan barang-barang di kamar kos. Lalu barang tersebut dititipkan ke teman lain, atau dikirim ke kampung halaman.

Lama kelamaan banyak teman mahasiswa yang ingin mengosongkan kamar kos. para mahasiswa ini melihat peluang usaha, sehingga mereka bersekutu membuat jasa beresin dan kosongin kamar kos. Inilah yang sekarang menjadi kerjaan sambilan sepupu istri yang tinggal di Jogja. Dua pekan lalu, dia dan temannya membereskan isi kamar mahasiswa swasta yang sudah duluan mudik. Kebetulan kos mahasiswanya dekat rumah, jadi dia sempat mampir dan sedikit bercerita.

Barang dikemas dalam kardus besar, kemudian dikirim melalui jasa ekspedisi/kargo. Penyedia jasa kosongin kos biaanya memiliki pilihan jasa,

  • Jasa membersihkan kamar.
  • Jasa pengemasan barang.
  • Jasa penitipan barang kos.
  • Jasa pengiriman barang.

Layanan bersihkan kamar hanya membersihkan kamar dan menyelamatkan barang dari serangan berbahaya (kecoa, tikus, semut, rayap, jamur), hampir mirip dengan mendiang GoClean. Sedangkan layanan pengemasan barang biasanya menyatu dengan layanan penitipan barang maupun kirim barang. Mungkin yang agak asing adalah penitipan barang kos. Di sini penyedia jasa memiliki gudang penyimpanan. Barang yang bisa dititipkan adalah seisi kamar kos hingga kendaraan, harganya lebih murah daripada harus menyewa kamar kos.

Apakah harga jasa ini murah? Untuk jasa bersih kamar, harga mulai Rp.50.000. Harga jasa penitipan barang mulai Rp.75.000/bulan, dengan pembayaran dimuka untuk 3 bulan pertama. Sedangkan untuk kemas barang + kirim, harga mulai Rp.75.000 untuk 2 dus besar pertama. Ongkos kirim ditanggung pengguna jasa, tergantung menggunakan ekspedisi apa.

Sebelum transaksi, ada perjanjian yang harus disepakati salah satunya mengenai barang berharga. Komunikasi dilakukan melalui layanan pesan dan panggilan video. Siaran langsung juga bisa dilakukan, jika pengguna jasa menginginkan.

Penyedia jasa seperti ini tidak hanya berdiri di Jogja, juga ada di kota-kota tujuan kuliah seperti Solo, Semarang, Surabaya, dan Malang. Usaha ini ternyata cukup menjanjikan di masa darurat covid-19 belum dicabut, selama masih ada yang membutuhkan jasa. Para mahasiswa luar daerah pun terbantu dengan adanya penyedia jasa kosongin kos.

Similar Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *