Mencari Tambal Ban Tubeless Motor

Motor Honda Scoopy yang tengah saya kendara bersama keluarga tiba-tiba bergoyang, perasaan menjadi tidak enak. Saya pun menghentikan laju motor. Dugaan saya benar, ban motor belakang ledeng, pertanda tekanan ban berkurang yang artinya 97% ban mengalami kebocoran. Tujuan akhir masih 1,5 km lagi, untuk dinaiki sekeluarga tidak memungkinkan karena tekanan ban sudah hampir habis. Saya minta istri untuk mencari tambal ban tubeless terdekat, ternyata 2-3 tempat tambal ban tutup karena hari Ahad. Langit semakin gelap, hujan sepertinya akan lama. Daripada ban habis total, lebih baik meneruskan perjalanan, sedangkan saya cukup berjalan kaki.

Baca juga: Kriteria akun medsos yang membuatku follow

Satu jam sebelumnya memang motor sudah terasa berat. Saya ragu dengan penyebabnya, apakah beban motor terlalu berat ataukah ban yang gembes. Untuk jenis motor otomatis dengan ban tubeless, saya memang kurang familiar. Sehingga keadaan itu saya biarkan saja, setelah tahu kalau ban bocor cuma penyesalan yang ada.

Setelah beristirahat sejenak dan mengeringkan badan, saya kendarai motor itu ke tempat tambal ban tubeless yang ada di SPBU Pertamina. Alasan kenapa ke situ karena jarang tutup, isi angin nitrogen, dan spesialis tambal ban tubeless.

Motor berjalan perlahan, awalnya goyang pantat tapi lama-lama tidak terasa. Menurut peta google, jaraknya hanya 1,2 km dan melewati 1 traffic light. Alhamdulillah hujan sudah berhenti, sehingga stress karena ban bocor terkurangi šŸ˜‰ .

Tambal ban tubeless.

Penambal ban dengan cekatan menyiapkan alat dan bahan. Motor di-standarkan tengah, dan ban belakang yang bocor diisi angin hingga penuh. Dia lalu mengambil karet tambalan berbentuk pita, kebanyakan menyebut dengan “karet cacing”. Karet tersebut diselipkan di obeng tambal tubeless, yang akan ditusukkan ke lubang ban yang bocor. Saya tidak memperhatikan apakah sudah diolesiĀ  lem sebagai perekat.

Baca juga: Kenapa memilih Linux Ubuntu?

Setelah benda yang menusuk ban diambil menggunakan tang, obeng dan karet cacing ditusukkan ke lubang ban yang bocor. Prosesnya tidak melalui pembersihan maupun pengamplasan. Sebagai penutup, tekanan angin ditambah hingga 33 psi, karet tambalan dipotong supaya rapi dan sejajar dengan ban. Setelah itu area tambalan diguyur dengan air sabun, tujuannya untuk mengetahui keberhasilan menambal ban.

Cara tambal ban tubeless di atas sering disebut sistem tusuk. Ada satu cara lagi menambal ban tubeless yang lebih ribet yaitu sistem tiptop. Metode ini mirip dengan tambal ban biasa, dengan membongkar dulu ban dari velg. Bagian dalam ban tubeless yang bocor kemudian ditambal press. Dari ribetnya sudah bisa ditebak harga tambalnya lebih mahal daripada metode tusuk.

Baca juga: The Avengers: Invinity War, film pertama yang saya tonton di CGV Hartono

Saya belum menemukan tambal ban tubeless metode tiptop di sekitar rumah, mungkin beberapa tahun lagi ada yang membuka jasa tambal ban metode ini.

Similar Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *