Keliru Membeli Monopod Votre SM-04 yang Pendek

Jalan Afandi (Gejayan) Yogyakarta kutelusuri awal Mei 2017, mencari toko asesoris gawai yang direkomendasikan teman. Backdoor gawai saya pecah dan saya ingin menggantinya. Beberapa waktu sebelumnya sudah mencari di semua toko asesoris gawai di Jalan Kranggan tapi tidak ada yang menjualnya. Kata teman saya, coba cari di daerah Gejalan sebelum Selokan Mataram (dari arah selatan).

Motor sudah berjalan pelan tapi tetap keblabasen juga, akhirnya motor saya parkir di Mirota Gejayan, mau balik arah malas banget, menurut saya lebih baik jalan kaki sebentar ke selatan. Ternyata jauh juga, lebih dari 200 meter saya berjalan kaki dan ketemulah sebuah toko asesoris di sisi barat jalan (namanya lupa).

Kardus Votre SM-04.

Saya menanyakan backdoor (tutup belakang) serie gawai kepada penjaga toko, dicarinya dan ada…. tapi harganya kurang masuk akal menurut saya; Rp. 43.000 jauh dengan yang dijual di pasar online yang hanya berkisar Rp. 25.000an dan sama-sama bukan barang asli buatan vendor. Saya coba menawar harga tapi penjaga toko menolak dengan alasan harga jualnya sudah segitu (mungkin mengambil untung tidak banyak).

Tongsis monopod Votre SM-04.

Gagal mendapatkan harga murah backdoor, saya bertanya tongsis yang agak bagus. Mas penjaga toko dengan mantab menjawab semua tongsis bagus dan harganya murah karena grosir. Dia menunjukkan tongsis yang ada di tokonya sambil berkata, “Rp. 10.000.”

Saya mengernyitkan dahi, tongsis (atau bahasa kerennya monopod) harga Rp. 10.000 pastilah kualitasnya tidak begitu bagus. Saya coba memanjangkannya, kok sepertinya kalah panjang dengan tongsis teman? Tapi karena saya butuh tongsis untuk digunakan hari itu, terpaksa membelinya satu buah.

Monopod dtegakkan.

Ukurannya 20 cm yang jika dipanjangkan menjadi 80 cm, sudah termasuk holder. Pengoperasian tongsis ini menggunakan kabel dan jack yang harus dipasangkan pada lubang headset gawai. Pada pegangan terdapat tombol untuk memotret.

Panjang maksimal monopod Votre SM-04.

Setelah saya coba, dengan format 4:3 tongsis ini hanya memiliki jangkauan memotret 3 orang duduk berdesakan. Dengan mayoritas berbahan plastik dengan 1 sumbu, holder agak riskan patah mengangkat gawai berat. Kelebihan tongsis ini adalah bisa dimasukkan kantong kemeja.

Beli Tripod Gawai Tefeng

Baru-baru ini saya membeli Tripod gawai murah, hanya Rp. 50.000. Budget saya tidak banyak, maka dari itu beli yang murah, dan saya hanya memiliki gawai hadiah. Kebutuhan tripod saat itu untuk mengikuti tantangan memotret malam hari dengan gawai, meskipun pada akhirnya saya tidak menang karena gawai saya tidak bagus digunakan untuk memotret malam hari.

Incaran saya hanya tripod Weifeng WT-3110a, tapi yang dikirim toko adalah merk Tefeng; merk antah berantah yang bisa diganti dengan merk apa saja, asal mau buat kardus dan stiker. Saya beli online karena toko-toko di Jogja menjual dengan harga kurang manusiawi; Rp.75.000-120.000 dengan kualitas sama.

Pilih toko online

Setelah pilih-pilih di Bukalapak dan Tokopedia, saya menemukan harga yang paling murah Rp. 47.500 tapi jika ditambah dengan ongkos kirim ke Jogja harganya kalah murah dengan toko yang menjual dengan harga Rp. 50.000. Toko B tempat saya membeli bermarkas di Surabaya dan memiliki sejumlah toko online. Setelah membandingkan Bukalapak dan Tokopedia, saya pilih beli di Tokopedia karena ongkos kirimnya lebih murah, padahal tokonya sama. Perbedaannya adalah di Tokopedia dia memiliki opsi kurir JNE regular. Kalau hari kedatangannya sama, kenapa tidak pilih yang lebih murah?

[Baca Selalu Memilih JNE Express sebagai Ekspedisi Jual Beli Online]

Pelayanan Toko B kurang memuaskan, lemot… 2 hari setelah transfer, barang baru dikirim sehingga tantangan memotret melewati deadline.

Tefeng TF-3110

Namanya juga barang murahan, dilarang ekspektasi setinggi langit. Material dari alumunium dan plastik. Dalam kardus dilengkapi dengan tas kain dan holder gawai. Ukuran tripod dalam kardus 35 cm, jika kakinya “ngangkang” atau dibuka agar bisa berdiri di lantai, tingginya berkurang menjadi 34,5 cm.
Tefeng TF-3110.
3 kakinya bisa dipanjangkan 3 tingkat menjadi 80 cm, demikian juga lehernya bisa dipanjangkan sehingga tinggi tripod menjadi 102 cm. Untuk mengeksplore tripod Tefeng ini, jangan ragu untuk mengendorkan dan mengencangkan skrup yang terpasang. Di situlah point penting jika kamu ingin menggunakan tripod secara optimal.

Kebetulan tripod milik saya tidak presisi, pembuatnya asal-asalan melubangi alumunium untuk skrup. Jika ditarik semua hingga 102 cm, tripod akan berdiri miring tidak berdiri 90 derajat dari tanah. Demikian juga dengan waterpass, pemasangannya juga asal-asalan sehingga tidak berguna sama sekali.

Tertarik dengan tripod gawai ini, jangan terlalu berharap dan jangan terlalu kecewa. Harga miring kualitas miring.

Harga Gawai di Pameran Lebih Murah?

Pameran gawai dan komputer Apkom yang diselenggarakan di Jogja Expo Center sejak beberapa hari lalu tidak begitu menarik masyarakat untuk berkunjung. Biasanya pengunjung sampai berdesakan saat berjalan di sepanjang koridor, kali ini saya bisa leluasa melewatinya. Cuaca di Jogja saat ini kurang bersahabat dengan sobat motor, hujan turun tiap hari.

Kurang dari 10 stand yang menjual gawai, sehingga kurang banyak pilihan dan tempat membandingkan harga. Dengan tiket masuk Rp. 5.000/orang dan parkir motor Rp. 2.000 sampai jam 23.00 WIB, saya masuk bersama teman untuk membeli gawai. Karena kurang banyak pilihan maka kami pindah ke Jogjatronik; supermarketnya gawai dan komputer.

Harga toko lebih mahal daripada pasar online

Di pameran saya bertanya pada para stand asesoris gawai. Di situ dijual tripod alumunium gawai yang saat ini lagi hits: Weifeng 3110A. Di salah satu stand harganya Rp. 120.000, di beberapa stand lain Rp. 80.000. Saya tertawa dalam hati karena baru saja beli di salah satu pasar online. Harga tripod tersebut hanya di kisaran Rp. 50.000 di agen, saya mendapatkan barang yang sama dengan harga Rp. 63.000 termasuk ongkos kirim. Apakah toko di Jogja beli eceran, lalu dijual kembali dengan selisih harga di atas Rp. 10.000?

Pindah ke Jogjatronik

Di Jogjatronik, gawai inceran ternyata jarang dijumpai. Saya lupa, sepertinya ingin beli Asus Zenfone Go 5 inchi yang sudah 4G. Setelah berputar dari toko ke toko, bertemulah dengan pemilik toko gawai yang mau blak-blakan masalah harga.

Jogjatronik.

Mas pemilik toko bertanya kepada teman saya, mau beli merk apa dan sudah mendapatkan harga berapa? Teman saya menjawab 1,6 juta sekian. Mas pemilik toko dahinya berkerut menanyakan, dapat di toko mana? Terus terang saja teman menjawab harga dapat di pameran.

Mas-mas tadi tidak heran, malah menekankan kalau harga pameran adalah harga rugi, penjual tidak untung dan hanya mengharap bonus penjualan. Biasanya dia juga ikut pameran tapi kali ini tidak karena sudah diprediksi sepi. Menurut dia, sepinya pameran karena Jogja tiap hari hujan sehingga malas bepergian.

Ketika teman saya bertanya bisakah mendapat harga seperti di pameran? Mas pemilik toko menjawab tidak bisa, harganya tidak bisa mentok seperti pameran… lebih mahal dari harga pameran Rp. 25.000. Setelah mengitari Jogjatronik 2 jam, akhirnya terbeli juga Asus Zenfone Go Rp. 1,7 juta.

Lebih murah pameran
Dari pengalaman kemarin, terutama pengakuan mas pemilik toko gawai kesimpulannya adalah harga gawai saat ini lebih murah di pameran. Tapi harga pameran belum tentu lebih murah daripada belanja di pasar online, betul? 😀

Lenovo Moto E³ Power, Ponsel dengan Baterai Fast Charging dan Tahan Lama

Setelah bertahun-tahun vakum, Motorola yang sekarang telah diakuisisi Lenovo, kembali menyapa pangsa ponsel Indonesia dengan produk terbaru Lenovo Moto E³ Power. Ponsel yang hanya butuh 15 menit mengisi baterai yang bertahan hingga 5 jam. Dalam acara bertema “Moto is Back”, Moto E³ Power diperkenalkan pada hari Rabu 26 Oktober 2016 di Jakarta.

Dahulu Motorola terkenal berpengalaman memproduksi ponsel handal, namun produknya jarang ditemui di Indonesia. Bersama Lenovo, brand Motorola berubah menjadi “Moto”; Nama yang lebih sederhana dan kabarnya digunakan untuk ponsel high-end Lenovo.

Sumber: motorola.in

Keunggulan
Seperti yang disinggung di atas, keunggulan ponsel ini adalah battery power dan rapid charging, baterai ponsel yang tahan lama dan pengisian super cepat. Dengan baterai Li-Ion 3500 mAH, Moto E³ Power tahan hingga 295 jam dengan waktu bicara 40 jam. Selain itu 15 menit pengisian baterai, ponsel sudah bisa digunakan selama 5 jam. Salah satu penyebab pengisian baterai menjadi cepat adalah daya pengisian Moto E³ Power dengan daya 10W.

Moto E³ Power juga tahan air! Tidak perlu khawatir meletakkan Moto E³ Power di meja makan saat jamuan makan akan tertumpah air minum atau kuah, karena ponsel ini sudah dilapisi anti air. Tapi jangan coba membawanya menyelam di laut karena ponsel Moto E³ Power tidak didesain water resistant, melainkan water repellent yang tahan percikan air hujan, kuah, atau air minum.

Ciri Khas Bodi
Bodi Moto E³ Power sangat Motorola banget. Lengkung sisi dan sudutnya masih memperlihatkan ciri khas Motorola, logo “M” juga masih menghiasi cover belakang.

Ngomongin cover belakang, ponsel ini masih menggunakan bahan plastik yang bisa dilepas. Meskipun terbuat dari plastik tapi tampak solid ketika dipasangkan pada bodi. Cover juga dibuat bertekstur kasar sehingga tidak licin saat digenggam.

Speaker Moto E³ Power ada di bagian depan bawah, hal yang jarang ditemui pada vendor ponsel lain.

Dengan prosesor quad-core 64-bit Mediatek MT6735P 1.0GHz, pasokan 2 GB RAM, serta didukung OS Android terbaru; Android 6.0 Marshmallow membuat kinerja Moto E³ Power lancar. OS Android 6.0 memiliki beragam kustomisasi dan dikenal sebagai seri Android hemat daya. Sehingga bermain game ringan sambil mendengarkan streaming musik, atau pekerjaan multitasking lainnya tidak menyebabkan Moto E³ Power hang dan menguras banyak daya.
Media penyimpanan internal 16 GB cukup luas untuk menyimpan aplikasi dan dokumen penting, masih ditunjang dengan memori eksternal yang mampu membaca media 32 GB microSD.
Sumber: youtube.com/user/ProjectReview88.

Moto E³ Power yang beredar di Indonesia adalah buatan Serang, Banten oleh PT Tridharma Karya (TDK). Sehingga dengan memenuhi 30% TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) maka ponsel ini dapat beroperasi pada jaringan 4G LTE tanpa trik khusus.

Layar IPS 5 inchi dengan berat 153,5 gram membuat Moto E³ Power terasa ringan dan mantap dalam genggaman. Kamera utama 8 MP dengan LED flash dan kamera depan 5 MP cukup untuk mengabadikan peristiwa di sekitar kita. Perekaman video pun bisa mencapai 720 px HD Video.

Moto E³ Power dengan angka 3 ditulis superscript

Angka 3 pada Moto E³ Power ditulis superscript (kecil di atas standar) bukan tanpa alasan. Angka 3 superscript menunjukkan 3 kelebihan Moto E³ Power yaitu:

1. Baterai 3500 mAh.
2. 10 W rapid charge.
3. Water repellent nano-coating.

Kelemahan

Kamera utama masih menggunakan 8 MP, sedangkan ponsel yang beredar saat ini sudah banyak menanamkan 16 MP. Ketika vendor ponsel sekarang menggunakan Gorilla Glass, Moto E³ Power tetap menggunakan IPS (In Plane Switching).

Pemasaran

Berbeda dengan seri ponsel Lenovo, seri Moto khususnya Moto E³ Power dipasarkan melalui jalur online. Lazada secara ekslusif membandrol Lenovo Moto E³ Power dengan harga Rp. 1.799.000. [Klik  untuk melihat Moto E³ Power di Lazada]
ModelMoto E3-Power
OSAndroid™ 6.0, Marshmallow
CPUMediatek MT6735p quad-core 1.0GHz processor 64-bit
GPUMali T720 GPU (MP1 550MHz)
RAM2GB
Storage16 GB internal, up to 32 GB microSD Card support
BatteryAll-day battery (3500 mAh)¹ 10W rapid charge²
Water ProtectionWater repellent nano-coating³
ConnectivityMicro USB, 3.5 mm headset jack
Wi-Fi802.11 b/g/n (2.4 GHz), Wi-Fi hotspot
Network4G LTE (Cat 4), UMTS / HSPA+, GSM / EDGE
SimcardMicro-SIM, nano-SIM with an adaptor (sold separately)
DisplayIPS 12.7cm (5”), 720p HD (1280×720), 294 ppi
Video720p HD
Main Camera8 MP, LED flash, Burst mode, HDR, Panorama, Tap (anywhere) to capture, Tap to focus, 720p HD video
Front Camera5 MP, Beautification mode
NavigationA-GPS
SensorAccelerometer, Proximity, Ambient Light
Speakers/MicsFront-ported loud speaker 2-Mics
DimensionHeight: 143.8 mm, Width: 71.6 mm, Depth: 9.55 mm
Weight153.5 gr
Base ColourBlack
Warranty1 year local country

.
Sumber gambar: id-live.slatic.net