Mendambakan Asus VivoBook S S510 untuk Menyajikan Konten Lebih Baik

Menulis adalah pekerjaan saya, dari menulis status, caption, dan blog. Menulis buku? Tulisan saya ditolak penerbit, apalagi saya tidak bisa menulis fiksi 🙂 . Menjadi seorang blogger bukan cita-cita saya sedari kecil, karena daya saing saya rendah dan tidak ada yang mau menerima saya sebagai karyawan, terpaksa saya menjadi seorang blogger.

Tiga tahun saya menggunakan laptop jadul dengan RAM hanya 2 GB. Apalah arti RAM 2 GB hanya bisa menonton film dan mendengarkan audio. Editing video? Hang yang didapat, instalasi softwarenya bisa tapi saat dijalankan error karena memory untuk editing video minimal RAM 4 GB. Youtube Editor pun mau ditutup sebentar lagi ^surem :(. Keinginan unggah video agar terlihat kekinian dipendam dahulu, saya kutip perkataan teduh Ivan Lanin, “Mungkin belum saatnya, Tuhan pasti punya rencana. Semua akan benderang pada waktunya.”

Lha kenapa kok blogger edit-edit video segala? Dunia penulisan daring makin kompleks, blogger tidak hanya dituntut bisa menulis, namun juga harus bisa edit foto dan video sebagai penunjang tulisan. Sebisa mungkin mengikuti tren dunia daring dan berinovasi, agar isi blog dan media sosial tidak menjemukan.

Agustus 2017 lalu dalam acara The Edge of Beyond, Asus menghadirkan laptop atau notebook tipe VivoBook dengan kemampuan tinggi dan memiliki fitur premium. Yang jelas, laptop saya tidak ada apa-apanya dibandingkan Asus VivoBook S S510, seri laptop yang dimaksud.

Dalam memilih laptop, saya mengagungkan prosesor, memory RAM, dan kartu grafis. Jika ketiganya memiliki spesifikasi tinggi, artinya kinerja laptop dijamin lancar dengan berbagai instalasi software kekinian. Jika budjet uang tidak mencukupi, bisa sedikit diakali dengan pemasangan RAM besar.

Prosesor Intel Core i5 generasi 7 7200U atau juga disebut KabyLake sudah membuat Asus VivoBook S S510 gahar. Prosesor ini menggunakan quad thread dengan cache sebesar 3MB. Orang awam seperti saya kurang paham dengan spesifikasi njlimet. Tahunya mah,,,, Intel sudah terbukti menjadi produsen prosesor komputer handal, jarang ko-id dan bermasalah. Andaikan harus ganti prosesor, suku cadangnya mudah didapat. Teknologi quad thread dalam prosesor ini membagi kerja prosesor supaya beban yang dipikul tidak terlalu berat,,, kan quad thread bukan single thread. Dengar-dengar, prosesor ini juga hemat energi loh, cuma 7,5 sampai 25 watt.

Faktor penting kedua adalah memory RAM, Asus VivoBook S S510 sudah dipasangi 4GB RAM. Sudah bisa digunakan untuk edit video dan main game menengah. Nah, dengan laptop ini, sudah bisa tuh jadi youtuber dengan editing oke.

Kartu grafis GeForce GT940MX 2GB VRAM keluaran Nvidia jadi andalan. Kartu grafis digunakan untuk melihat tampilan di layar monitor, tanpa kartu grafis, apa yang bisa kita lihat? 🙂 Video RAM kartu ini 2GB, cocok kan untuk edit video. Ukuran 2GB untuk sebuah Video RAM sudah besar, kemampuan seperti ini seharusnya bisa membuat konten yang bagus.

Media penyimpanan Asus VivoBook S S510 adalah 128GB SATA3 M.2 SSD + 1TB HDD. Gedhe kaaan? Bisa untuk menyimpan video drakor ratusan episode. Performa laptop dapat maksimal karena penggunaan SSD. Read and write lebih cepat, waktu booting singkat, dan data lebih aman jika disimpan di SSD.

Sisi kiri Asus Vivobook S S510.

Tiga konektor di sisi kiri Asus VivoBook S S510 yaitu 2 buah USB 2.0 Type A dan SD card reader. Sedangkan di sisi kanan 1 konektor USB USB 3.1 Gen 1 Type C, 1 konektor USB 3.1 Type A, Full sized HDMI 1.4, sebuah 3.5 mm combo Audio-jack, dan DC Power Input jack.

Sisi kanan Asus Vivobook S S510.

Uniknya laptop ini tubuhnya berukuran 14 inch tapi memiliki layar 15,1 inch, bingung? Penggunaan teknologi NanoEdge memungkinkan memaksimalkan permukaan laptop oleh layar. NanoEdge menggunakan bingkai yang sangat tipis, yakni 0,78cm,  sehingga 80% penampang laptop ini (screen-to-body ratio) adalah layar.

Teknologi NanoEdge Asus.

Yang saya suka dari laptop Asus VivoBook S S510 adalah ketebalannya hanya 1,79 cm, beratnya hanya 1,7 kg padahal sudah membawa baterai 3 cells dengan kemampuan 42 Whrs. Tidak akan membuat sakit punggung. Casingnya terbuat dari aluminium dengan brushed hairline finish yang kokoh dan elegan.

Uniknya, laptop ini sudah dibekali fitur pengaman biometrik fingerprint scanner. Letaknya di pojok kanan atas touchpad. Dengan fingerprint scanner memungkinkan login ke OS cukup dengan sentuhan jari. Fitur pengaman ini juga bermanfaat untuk keamanan data pengguna jika suatu saat laptop tertinggal atau hilang. 

Fingerprint scanner.
Baterai yang selalu menjadi momok pemilik laptop sudah diantisipasi Asus. Dua teknologi baterai disisipkan pada Asus Vivobook S S510 yaitu;


1. Teknologi Superbatteray

SuperBattery dapat mengisi ulang cepat baterai VivoBook S S510 dari kondisi 0-60 % hanya dalam waktu 49 menit saja. Teknologi ini juga mampu mencapai siklus pengisian ulang hingga 900 kali dibandingkan dengan laptop pada umumnya (sekitar 300 kali), sebelum daya tahan baterainya menurun.

2. ASUS Battery Health Charging App.
Memungkinkan pengguna secara manual menentukan tingkat Relative State of Charge (RSOC) baterai laptop pada 60%, 80% atau 100%. Membatasi tingkat pengisian baterai oleh charger dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai.

Bagaimana dengan OS di Asus VivoBook S S510? Laptop ini kompatibel dengan OS Microsoft Windows 10 dengan Cortana yang bisa dibeli terpisah. OS yang terpasang saat pembelian adalah Endless OS, turunan dari Linux Ubuntu. Kok tahu? Saya sudah belasan tahun menggunakan Ubuntu, sehari-hari menggunakan Ubuntu sehingga hafal dengan ciri khas tampilannya.

Linux memiliki kelebihan lain yaitu memungkinkan sebuah komputer atau laptop dapat diinstal beberapa OS. Misalnya, Endless OS dengan Ubuntu dan Windows 10 sekaligus, atau mungkin install Mac OS; sehingga tidak perlu khawatir jika salah satu OS tidak kompatibel dengan sebuah software, bisa langsung berpindah menggunakan OS lain yang kompatibel dengan software tersebut.

Endless OS

Dari segi harga, VivoBook S S510 dibandrol Rp 9,799 juta. Harga yang sepadan dengan apa yang didapatkan. Dengan memiliki Asus VivoBook S S510, tidak ada alasan lagi malas ngeblog dan menghasilkan konten dibawah standar. Semangat!!

Main Spec. ASUS VivoBook S S510
CPU Intel® Core™ i5 7200U Processor (3M Cache, up to 3.1GHz)
OS Endless OS
Memory 4GB DDR3L 2133MHz SDRAM
Storage HDD 1TB + SSD 128GB SATA3 M.2
Display 15,6” (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) with slim bezel
Graphics Discrete graphics Nvidia GT940MX 2GB VRAM
I/O 1x Type C USB 3.0 (USB3.1 GEN1), 1x Fingerprint (On selected models),
1x HDMI, 1x USB 3.0 port(s), 1x Mic-in/Headphone-out jack, 2x USB 2.0 port(s)
Networking Integrated 802.11ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
Camera VGA Web Camera
Battery 3 Cells 42 Whrs Battery
Audio Built-in Stereo 1.6 W Quad-Speakers & Digital Array Microphone
ASUS SonicMaster Premium Technology
Dimension 361.4 x 243.5 x 17.9 mm (WxDxH)
Weight 1,7Kg with Battery
Colour Icicle Gold
Warranty 2 years Global Warranty senilai Rp. 900.000

Keliru Membeli Monopod Votre SM-04 yang Pendek

Jalan Afandi (Gejayan) Yogyakarta kutelusuri awal Mei 2017, mencari toko asesoris gawai yang direkomendasikan teman. Backdoor gawai saya pecah dan saya ingin menggantinya. Beberapa waktu sebelumnya sudah mencari di semua toko asesoris gawai di Jalan Kranggan tapi tidak ada yang menjualnya. Kata teman saya, coba cari di daerah Gejalan sebelum Selokan Mataram (dari arah selatan).

Motor sudah berjalan pelan tapi tetap keblabasen juga, akhirnya motor saya parkir di Mirota Gejayan, mau balik arah malas banget, menurut saya lebih baik jalan kaki sebentar ke selatan. Ternyata jauh juga, lebih dari 200 meter saya berjalan kaki dan ketemulah sebuah toko asesoris di sisi barat jalan (namanya lupa).

Kardus Votre SM-04.

Saya menanyakan backdoor (tutup belakang) serie gawai kepada penjaga toko, dicarinya dan ada…. tapi harganya kurang masuk akal menurut saya; Rp. 43.000 jauh dengan yang dijual di pasar online yang hanya berkisar Rp. 25.000an dan sama-sama bukan barang asli buatan vendor. Saya coba menawar harga tapi penjaga toko menolak dengan alasan harga jualnya sudah segitu (mungkin mengambil untung tidak banyak).

Tongsis monopod Votre SM-04.

Gagal mendapatkan harga murah backdoor, saya bertanya tongsis yang agak bagus. Mas penjaga toko dengan mantab menjawab semua tongsis bagus dan harganya murah karena grosir. Dia menunjukkan tongsis yang ada di tokonya sambil berkata, “Rp. 10.000.”

Saya mengernyitkan dahi, tongsis (atau bahasa kerennya monopod) harga Rp. 10.000 pastilah kualitasnya tidak begitu bagus. Saya coba memanjangkannya, kok sepertinya kalah panjang dengan tongsis teman? Tapi karena saya butuh tongsis untuk digunakan hari itu, terpaksa membelinya satu buah.

Monopod dtegakkan.

Ukurannya 20 cm yang jika dipanjangkan menjadi 80 cm, sudah termasuk holder. Pengoperasian tongsis ini menggunakan kabel dan jack yang harus dipasangkan pada lubang headset gawai. Pada pegangan terdapat tombol untuk memotret.

Panjang maksimal monopod Votre SM-04.

Setelah saya coba, dengan format 4:3 tongsis ini hanya memiliki jangkauan memotret 3 orang duduk berdesakan. Dengan mayoritas berbahan plastik dengan 1 sumbu, holder agak riskan patah mengangkat gawai berat. Kelebihan tongsis ini adalah bisa dimasukkan kantong kemeja.

Beli Tripod Gawai Tefeng

Baru-baru ini saya membeli Tripod gawai murah, hanya Rp. 50.000. Budget saya tidak banyak, maka dari itu beli yang murah, dan saya hanya memiliki gawai hadiah. Kebutuhan tripod saat itu untuk mengikuti tantangan memotret malam hari dengan gawai, meskipun pada akhirnya saya tidak menang karena gawai saya tidak bagus digunakan untuk memotret malam hari.

Incaran saya hanya tripod Weifeng WT-3110a, tapi yang dikirim toko adalah merk Tefeng; merk antah berantah yang bisa diganti dengan merk apa saja, asal mau buat kardus dan stiker. Saya beli online karena toko-toko di Jogja menjual dengan harga kurang manusiawi; Rp.75.000-120.000 dengan kualitas sama.

Pilih toko online

Setelah pilih-pilih di Bukalapak dan Tokopedia, saya menemukan harga yang paling murah Rp. 47.500 tapi jika ditambah dengan ongkos kirim ke Jogja harganya kalah murah dengan toko yang menjual dengan harga Rp. 50.000. Toko B tempat saya membeli bermarkas di Surabaya dan memiliki sejumlah toko online. Setelah membandingkan Bukalapak dan Tokopedia, saya pilih beli di Tokopedia karena ongkos kirimnya lebih murah, padahal tokonya sama. Perbedaannya adalah di Tokopedia dia memiliki opsi kurir JNE regular. Kalau hari kedatangannya sama, kenapa tidak pilih yang lebih murah?

[Baca Selalu Memilih JNE Express sebagai Ekspedisi Jual Beli Online]

Pelayanan Toko B kurang memuaskan, lemot… 2 hari setelah transfer, barang baru dikirim sehingga tantangan memotret melewati deadline.

Tefeng TF-3110

Namanya juga barang murahan, dilarang ekspektasi setinggi langit. Material dari alumunium dan plastik. Dalam kardus dilengkapi dengan tas kain dan holder gawai. Ukuran tripod dalam kardus 35 cm, jika kakinya “ngangkang” atau dibuka agar bisa berdiri di lantai, tingginya berkurang menjadi 34,5 cm.
Tefeng TF-3110.
3 kakinya bisa dipanjangkan 3 tingkat menjadi 80 cm, demikian juga lehernya bisa dipanjangkan sehingga tinggi tripod menjadi 102 cm. Untuk mengeksplore tripod Tefeng ini, jangan ragu untuk mengendorkan dan mengencangkan skrup yang terpasang. Di situlah point penting jika kamu ingin menggunakan tripod secara optimal.

Kebetulan tripod milik saya tidak presisi, pembuatnya asal-asalan melubangi alumunium untuk skrup. Jika ditarik semua hingga 102 cm, tripod akan berdiri miring tidak berdiri 90 derajat dari tanah. Demikian juga dengan waterpass, pemasangannya juga asal-asalan sehingga tidak berguna sama sekali.

Tertarik dengan tripod gawai ini, jangan terlalu berharap dan jangan terlalu kecewa. Harga miring kualitas miring.

Lenovo Moto E³ Power, Ponsel dengan Baterai Fast Charging dan Tahan Lama

Setelah bertahun-tahun vakum, Motorola yang sekarang telah diakuisisi Lenovo, kembali menyapa pangsa ponsel Indonesia dengan produk terbaru Lenovo Moto E³ Power. Ponsel yang hanya butuh 15 menit mengisi baterai yang bertahan hingga 5 jam. Dalam acara bertema “Moto is Back”, Moto E³ Power diperkenalkan pada hari Rabu 26 Oktober 2016 di Jakarta.

Dahulu Motorola terkenal berpengalaman memproduksi ponsel handal, namun produknya jarang ditemui di Indonesia. Bersama Lenovo, brand Motorola berubah menjadi “Moto”; Nama yang lebih sederhana dan kabarnya digunakan untuk ponsel high-end Lenovo.

Sumber: motorola.in

Keunggulan
Seperti yang disinggung di atas, keunggulan ponsel ini adalah battery power dan rapid charging, baterai ponsel yang tahan lama dan pengisian super cepat. Dengan baterai Li-Ion 3500 mAH, Moto E³ Power tahan hingga 295 jam dengan waktu bicara 40 jam. Selain itu 15 menit pengisian baterai, ponsel sudah bisa digunakan selama 5 jam. Salah satu penyebab pengisian baterai menjadi cepat adalah daya pengisian Moto E³ Power dengan daya 10W.

Moto E³ Power juga tahan air! Tidak perlu khawatir meletakkan Moto E³ Power di meja makan saat jamuan makan akan tertumpah air minum atau kuah, karena ponsel ini sudah dilapisi anti air. Tapi jangan coba membawanya menyelam di laut karena ponsel Moto E³ Power tidak didesain water resistant, melainkan water repellent yang tahan percikan air hujan, kuah, atau air minum.

Ciri Khas Bodi
Bodi Moto E³ Power sangat Motorola banget. Lengkung sisi dan sudutnya masih memperlihatkan ciri khas Motorola, logo “M” juga masih menghiasi cover belakang.

Ngomongin cover belakang, ponsel ini masih menggunakan bahan plastik yang bisa dilepas. Meskipun terbuat dari plastik tapi tampak solid ketika dipasangkan pada bodi. Cover juga dibuat bertekstur kasar sehingga tidak licin saat digenggam.

Speaker Moto E³ Power ada di bagian depan bawah, hal yang jarang ditemui pada vendor ponsel lain.

Dengan prosesor quad-core 64-bit Mediatek MT6735P 1.0GHz, pasokan 2 GB RAM, serta didukung OS Android terbaru; Android 6.0 Marshmallow membuat kinerja Moto E³ Power lancar. OS Android 6.0 memiliki beragam kustomisasi dan dikenal sebagai seri Android hemat daya. Sehingga bermain game ringan sambil mendengarkan streaming musik, atau pekerjaan multitasking lainnya tidak menyebabkan Moto E³ Power hang dan menguras banyak daya.
Media penyimpanan internal 16 GB cukup luas untuk menyimpan aplikasi dan dokumen penting, masih ditunjang dengan memori eksternal yang mampu membaca media 32 GB microSD.
Sumber: youtube.com/user/ProjectReview88.

Moto E³ Power yang beredar di Indonesia adalah buatan Serang, Banten oleh PT Tridharma Karya (TDK). Sehingga dengan memenuhi 30% TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) maka ponsel ini dapat beroperasi pada jaringan 4G LTE tanpa trik khusus.

Layar IPS 5 inchi dengan berat 153,5 gram membuat Moto E³ Power terasa ringan dan mantap dalam genggaman. Kamera utama 8 MP dengan LED flash dan kamera depan 5 MP cukup untuk mengabadikan peristiwa di sekitar kita. Perekaman video pun bisa mencapai 720 px HD Video.

Moto E³ Power dengan angka 3 ditulis superscript

Angka 3 pada Moto E³ Power ditulis superscript (kecil di atas standar) bukan tanpa alasan. Angka 3 superscript menunjukkan 3 kelebihan Moto E³ Power yaitu:

1. Baterai 3500 mAh.
2. 10 W rapid charge.
3. Water repellent nano-coating.

Kelemahan

Kamera utama masih menggunakan 8 MP, sedangkan ponsel yang beredar saat ini sudah banyak menanamkan 16 MP. Ketika vendor ponsel sekarang menggunakan Gorilla Glass, Moto E³ Power tetap menggunakan IPS (In Plane Switching).

Pemasaran

Berbeda dengan seri ponsel Lenovo, seri Moto khususnya Moto E³ Power dipasarkan melalui jalur online. Lazada secara ekslusif membandrol Lenovo Moto E³ Power dengan harga Rp. 1.799.000. [Klik  untuk melihat Moto E³ Power di Lazada]
Model Moto E3-Power
OS Android™ 6.0, Marshmallow
CPU Mediatek MT6735p quad-core 1.0GHz processor 64-bit
GPU Mali T720 GPU (MP1 550MHz)
RAM 2GB
Storage 16 GB internal, up to 32 GB microSD Card support
Battery All-day battery (3500 mAh)¹ 10W rapid charge²
Water Protection Water repellent nano-coating³
Connectivity Micro USB, 3.5 mm headset jack
Wi-Fi 802.11 b/g/n (2.4 GHz), Wi-Fi hotspot
Network 4G LTE (Cat 4), UMTS / HSPA+, GSM / EDGE
Simcard Micro-SIM, nano-SIM with an adaptor (sold separately)
Display IPS 12.7cm (5”), 720p HD (1280×720), 294 ppi
Video 720p HD
Main Camera 8 MP, LED flash, Burst mode, HDR, Panorama, Tap (anywhere) to capture, Tap to focus, 720p HD video
Front Camera 5 MP, Beautification mode
Navigation A-GPS
Sensor Accelerometer, Proximity, Ambient Light
Speakers/Mics Front-ported loud speaker 2-Mics
Dimension Height: 143.8 mm, Width: 71.6 mm, Depth: 9.55 mm
Weight 153.5 gr
Base Colour Black
Warranty 1 year local country

.
Sumber gambar: id-live.slatic.net

Inilah Alasan Kenapa Kamu Harus Punya ASUS Zenfone 3

Di bulan September 2016, Asus telah memperkenalkan berbagai produknya pada acara Zenvolution, salah satunya lini smartphone Asus Zenfone 3. Varian Zenfone 3 yang ada saat ini adalah ZenFone 3 Laser ZC551KL, ZenFone 3 Deluxe ZS570KL, ZenFone 3 ZE520KL, dan ZenFone 3 ZE552KL‏.
ASUS Zenfone 3 ZE520KL.
Di sela-sela Festival TIK 2016 lalu, saya sempat mencoba Zenfone 3 ZE520KL Dimas Suyatno, oleh-oleh dari Zenvolution di Bali. Memang terasa beda dengan beberapa seri Zenfone sebelumnya, teknologi dan material yang digunakan semakin canggih bagus.

Pada Asus Challenge Your City Roadshow yang digelar di Hotel Tentrem Yogyakarta 18 Oktober 2016, kami mendapatkan bocoran keunggulan Asus Zenfone 3, yang menjadi alasan kamu wajib memilikinya.

Ada 20 alasan kenapa kamu harus memilki Asus Zenfone 3.

1. Processor canggih terbaru

Asus tidak lagi menggunakan processor Intel pada seri Zenfone 3, dan beralih menanamkan processor dari Qualcomm. Snapdragon™ 625 64-bit 2.0 GHz octa-core menjadi pilihan dapur pacu Asus Zenfone 3 ZE520KL. Belum lagi dukungan RAM 3 GB dan kartu grafis sekelas desktop yaitu GPU Adreno™ 506, membuat  Zenfone 3 ZE520KL memiliki performa gemilang.

Sumber: qualcomm.com/products/snapdragon/processors/625.

2. Layar lebar dengan Super IPS+

Resolusi 1920 x 1080 Full HD akan menunjukkan setiap detail obyek gambar, ditunjang layar 5,2 inchi layar Super IPS+. Obyek yang ditampilkan layar tetap terlihat jelas meskipun Zenfone 3 dibawa ke tempat yang terang, baik di dalam maupun luar ruangan.

3. Jaringan 4G + 3G

Semua Asus Zenfone 3 mendukung semua frekuensi data jaringan 4G di Indonesia. Kelebihan Zenfone 3 adalah dual simcardnya mendukung dual standby, dan pada saat bersamaan simcard bisa berjalan di jaringan 4G dan 3G di saat bersamaan


4. Penggunaan daya lebih efisien

Battery Zenfone 3 ZE520KL menggunakan lithium polimer yang tidak bisa dilepas. Kapasitasnya hanya 2600 mAH, tapi ternyata battery Zenfone 3 tahan lama. Hal tersebut karena Zenfone 3 menggunakan komponen yang irit daya.

Sebagai contoh penggunaan processor Snapdragon 625. Processor ini dibangun dengan pabrikasi 14nm dan menggunakan desain revolusioner FET (Fin Field Effect Transistor), sehingga dapat menghemat daya hingga 35%.

5. Desain Premium elegan cantik

ZenFone 3 dibuat dengan chamfer indah dipotong dengan sudut 40 derajat, dan dengan lebar hanya 0.88mm. Lihat sendiri deh disainnya yang elegan… 🙂

6. Android Marshmallow + ZenUI 3.0

Asus memutuskan menggunakan Android Marshmallow sebagai sistem operasi Zenfone 3, dipadukan dengan UI (User Interface) ZenUI 3.0. Dengan tampilan antarmuka yang fresh dan stylish, membuat hari-harimu lebih bersemangat.

ZenUI memberikan aplikasi khas Asus yang membantumu mengarungi dunia digital seperti ZenCircle, ZenTalk, Mini Movie, dan Mobile Manager.

7. Kamera resolusi 16 MP
Kualitas fotografi Zenfone terangkat dengan disematkannya kamera utama 16 MP dan kamera depan untuk swafoto 8 MP.

Mata lensa yang sensitif dari goresan dilindungi oleh batu safir tanpa mempengaruhi hasil akhir kamera. Kamu tak perlu cemas bila lensa kamera Zenfone 3 tergores benda lain.

8. Sony Exmor IMX298 sebagai sensor kamera utama

Sony terkenal sebagai salah satu vendor sensor kamera terbaik di dunia. Zenfone 3 tak mau ketinggalan dengan memasang sensor Sony Exmor IMX298. Sensor ini membuat hasil pemotretan terlihat sempurna meskipun dengan pencahayaan minim.

ZenFone 3 juga menggunakan teknologi DTI (Deep Trench Isolation) untuk mencegah kebocoran cahaya ke pixels yang bersebelahan.

9. Autofocus dalam 0,03 detik

TriTech autofocus merupakan perpaduan 3 teknologi yang berfokus pada laser, deteksi fase, dan autofocus. Tritech autofocus akan menghasilkan autofocus hanya dalam 0,03 detik, dan 10 kali lipat dari kedipan mata. Teknologi ini juga digunakan untuk autofocus continuous pada objek bergerak.

10. Super HDR Pro

ZenFone 3 menggunakan teknologi real time HDR dan HDR Pro terbaru untuk membantu mengambil gambar dengan latar belakang yang sangat terang (back ight) maupun gelap (shade), dan mampu meningkatkan kecerahan (brightness) foto hingga 4x.

Tampilan preview real-time akan memberikan kontrol lebih baik. Hasil pemotretan dengan pencahayaan ekstrim akan menjadi lebih mudah.

11. Lensa Largan 6 elemen dengan aperture f/20
Selain penguasai teknik pemotretan, pilihan lensa turut mempengaruhi hasil akhir. Asus Zenfone 3 ZE552KL menggunakan 6 elemen lensa Largan dengan bukaan f/20. Kombinasi dengan fitur Tritech autofocus akan menghasilkan hasil akhir yang sempurna.

12. Shutter speed hingga 32 detik

Kamu bisa mendapatkan gambar dengan long exposure hingga 32 detik. Long exposure biasanya digunakan untuk mendapatkan efek bayangan pada benda bergerak, misalkan memotret keramaian kota di malam hari dari tempat yang tinggi. Efek cahaya dari kendaraan bergerak adalah salah satu efek menggunakan long exposure.

Sumber: asus.com/id/Phone/ZenFone-3-ZE552KL

13. Image Stabilizer

4 sumbu OIS (Optical Image Stabilizer) berguna untuk menggerakan lensa dalam 8 arah sebagai pengkompensasi getaran dan goncangan saat pengambilan gambar. OIS membuat ZenFone 3 ahli mengambil gambar pada pencahayaan rendah, kamu bisa menggunakan kecepatan shutter hingga 4 stops lebih lambat dari biasanya; artinya kamu bisa mendapatkan gambar tanpa blur dengan mengatur eksposure.

14. Teknologi real tone flash
Fitur ini sudah ada sejak ZenFone Selfie ZD551KL, Zenfone 3 tetap mempertahankan teknologi ini. 2 LED real tone flash masih menjadi pencahayaan terbaik di segala kondisi untuk mendapatkan hasil akhir mendekati aslinya.

15. Teknologi Low Light terbaik
Teknologi Asus ini berfungsi menyempurnakan peredam noise dan meningkatkan kontras warna hingga 400%, sehingga kamu tetap bisa menghasilakan gambar yang natural meskipun tanpa flash di tempat dengan pencahayaan minim.

16. Fitur mode manual
Biasanya digunakan yang sudah expert di bidang fotografi. Kelebihan pada Zenfone 3 adalah pengaturan ISO hingga 3200.

17. Lebih banyak aplikasi pendukung kamera
Aplikasi pendukung kamera lebih banyak daripada vendor lain. Dengan Pixel Master 3.0 kamu bisa mendapatkan berbagai mode dan efek pemotretan. Beberapa di antaranya adalah HDR Pro, Beautification, Super Resolution, Children, Low Light, QR Code, Night, Depth of Field, Effect, Selfie, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, Slow Motion, dan Time Lapse.

18. 4K video recording

Kamera Zenfone 3 dapat merekam video dengan resolusi Ultra HD (4K) untuk hasil yang lebih tajam dan memukau. Selain itu Zenfone 3 juga mampu merekam video sampai 60fps (format full HD).

19. Stabilizer video

Biasanya saat merekam video (terutama tanpa tripod) ada sedikit goyangan yang menggganggu kenyamanan saat ditonton ulang. Hasil video yang bergoyang bisa dihilangkan saat editing. Saya sering menghilangkannya secara online dengan Youtube Editor.

Sekarang video yang goyang tersebut tak perlu repot-repot mengedit dengan aplikasi lain, karena di Zenfone 3 disediakan fitur EIS (Electronic Image Stabilizer) yang membantu menstabilkan gambar saat merekam video. EIS bergerak di 3 sumbu dan mengompensasi gerakan di 6 arah.

20. Audio

Desain speaker baru dengan 5 magnet chamber dapat menghasilkan suara 40% lebih baik. Sementara itu dual internal microphone dengan teknologi NoiseZero Talk disematkan untuk menghilangkan suara latar yang berisik.
Asus juga mengaktifkan 24-bit/192kHz playback untuk output audio yang tidak hanya besar, tetapi 4 kali lebih baik daripada Compact Disk.

Spesifikasi

Model ASUS ZenFone 3 ZE520KL
CPU Qualcomm Snapdragon 625 octa core 64-bit 2GHz
GPU Adreno 506 650MHz
RAM 3GB RAM LPDDR3
Storage 32GB + 5GB ASUS Webstorage gratis
Micro SD Yes (up to 64GB)
Connectivity WIFI 802.11ac, MiMO Wi-Fi, Bluetooth 4.2, USB Type-C, Fingerprint sensor
Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100, LTE band 1 (2100), 2 (1900), 3 (1800), 5 (850), 8 (900), 26 (850), 28 (700), 39 (1900), 40 (2300), Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat6 300/50 Mbps
Simcard Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot
Navigation GPS, AGPS, GLONASS, Beidou
Display 5.2” FHD 1920 x 1080, Super IPS+ display with 178’ wide view angle, Corning Gorilla Glass 3 display
Video Video Recording MPEG-4 1080 @30fps, Playback MPEG-4 up to 1080p
Battery 3.000 mAh / 2600 mAh non removable
Main Camera 16MP Sony Exmor RS™ IMX298, f/2.0, Laser/Phase Detection Autofocus, OIS (4-axis), dual-LED (dual tone) flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR
Front Camera 8MP, f/2.0, 1080p
Sensor Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass
Audio Dual Microphone dengan Noise Cancellation, ASUS SonicMaster untuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam dengan 5 magnet sound chamber
OS Android M with next-gen ZenUI 3.0
Dimension 146.9 x 74 x 7.7mm / 152.6 x 77.4 x 7.7mm
Weight 144g
Color GSapphire Black, Moonlight White, Shimmer Gold

*Berdasarkan press release yang diterima pada 18 Oktober 2016