Menetapkan Brightness Ubuntu 16.04 LTS pada Notebook

Semenjak Ubuntu 11.10, Ubuntu seperti menghilangkan penyimpanan pengaturan kecerahan (brighness) layar notebook. Sehingga setiap kali notebook tidak mendapat pasokan daya, lepas baterai dan lepas daya listrik (bila menghidupkan notebook tanpa baterai); peng.aturan brighness kembali ke mode default (100% max brighness). Ketika notebook dinyalakan selalu mengatur kembali brighness, hal itu sungguh menyebalkan.

Penyelesaiannya cukup mudah, dan selalu saya terapkan sejak zaman Ubuntu 11.10. Tinggal menambah sebaris kode dalam sistem.

Pertama kali yang dilakukan adalah:
1. Buka /etc/rc.local dan edit file dengan menggunakan perintah:

gksudo gedit /etc/rc.local

2. Setelah rc.local terbuka, isikan kode ini sebelum exit 0:

echo x > /sys/class/backlight/acpi_video0/brightness

x pada perintah tersebut ganti dengan angka 0-10

3. Selesai.
4. Mudah bukan? 😊

Dari Ubuntu Gnome 14.04 ke Ubuntu 16.04, Berakhir di Ubuntu Gnome 16.04

Setelah Ubuntu 14.04 LTS habis masa berlakunya dan tidak ada update security lagi, beberapa bulan lalu saya berpaling menggunakan Ubuntu 16.04 LTS. Long Term Support selalu menjadi pilihan karena masa berlakunya lebih panjang (3 tahun). Awalnya agak kagok menggunakan Ubuntu 16.04 LTS dengan code Xenial Xerus, mungkin karena bertahun-tahun menggunakan Gnome; dan saya tidak pernah cocok dengan tampilan default Ubuntu Unity yang (menurutku) buruk.

Saya lalu menginstall tampilan klasik (gnome-session-fallback), sembari bernostalgia menggunakan Ubuntu 12.04. Tapi itu tidak berlangsung lama, beberapa perubahan di Ubuntu membuat saya ilfil. Dari arah kursor yang berlawanan dari biasanya, hingga lambatnya tampilan usai booting. CLBK, balik menggunakan Ubuntu Gnome.

Iya, benar, muak dengan Ubuntu 16.04 saya menggunakan Ubuntu versi Gnome, yang menurut saya pas dengan keinginan. Softkeynya pas dan mudah digunakan, beberapa aplikasi (berbasis Gnome) dapat berjalan dengan baik. Saya memang belum bisa move on dari beberapa aplikasi jadul yang menurut saya belum tergantikan hingga saat ini, dimana aplikasi tersebut tidak berjalan di Ubuntu 16.04.

Keliru Menghapus Aplikasi Bluetooth di Ubuntu Gnome 14.04

Karena saya merasa koneksi bluetooth di Ubuntu Gnome 14.04 LTS hanya memerlukan aplikasi Blueman, saya hapus aplikasi Bluetooth melalui Synaptic. Ternyata akibatnya fatal, komputer hanya bisa sampai booting grub, setelah itu hanya muncul halaman terminal 😞.

Komputer yang saya pakai dualboot dengan Ubuntu 16.04 LTS, meskipun OS pertama tidak bisa digunakan, OS kedua bisa menjadi alternatif. Tapi saya merasa kurang cocok dengan Ubuntu 16.04 buatan Ubuntu, beberapa tombol keyboard tidak bisa digunakan.

Saya menghapus aplikasi bluetooth di Ubuntu 14.04 Gnome karena terinspirasi dari Ubuntu 16.04. Bluetooth di Ubuntu 16.04 saya hapus, OS tetap berjalan normal. Saya kira Ubuntu 16.04 sama seperti 14.04, sehingga saya hapus bluetooth di Ubuntu 14.04.

Setelah dua pekan otak-atik, coba install beberapa aplikasi, dan restart berkali-kali alhamdulillah terpecahkan juga masalah ini. Solusinya adalah install kembali gdm (Gnome Display Manager).

Hubungkan komputer ke internet, kebetulan komputer saya bisa terkoneksi dengan wifi kantor tanpa password. Jadi setiap saya aktifkan wifi di komputer, otomatis sudah terkoneksi internet, saya tinggal mengamati kecepatan internet. Biasalah,,, koneksi sering putus.

Setelah terkoneksi internet, masuk terminal dan tuliskan perintah:

sudo apt install gdm

Kemudian restart komputer, dan tampilan akan kembali normal.

Install PHPMySQL di Ubuntu 16.04 LTS

Mungkin tema tulisan ini sudah usang, tapi saya perlu menuliskannya agar mudah mengingatnya. Seperti yang pernah saya sebutkan bahwa saya pemakai Ubuntu sejak tahun 2010. Catat,,, hanya pemakai, bukan developer atau administrator.

Beberapa hari lalu saya harus menginstall kembali PHPMysql karena harus mengembalikan data website. Website tersebut ingin dihidupkan kembali oleh pemilik, setelah segaja saya matikan 5 bulan lalu. Masalahnya, di laptop saya sudah tidak ada PHPMysql lagi untuk melihat backup data website, sehingga harus saya nstall ulang.

Oke, setelah mencari tutorial di internet, akhirnya langkah yang saya lakukan adalah:

  • Install melalui terminal
  • Install LAMP (Linux, Apache, MySQL dan Perl/PHP/Phyton) terlebih dahulu:
sudo apt install lamp-server^
  • Install PHPMyAdmin
sudo apt install phpmyadmin

User akan diminta mengisi username dan password.

  • Folder root web berada di /var/www/html, berbeda dengan Ubuntu 14.04 yang foldernya berada di /var/www.
  • Tes di browser dengan alamat http://localhost/phpmyadmin

Terus terang prosesnya agak lupa karena sudah 2 bulan lalu, dan history di terminal sudah saya hapus 😂. Kira-kira begitu, mungkin di Ubuntu 17.04 aplikasi ini akan saya install.